Rabu, 27 Maret 2013

keistimewaan anjing kampung

untuk kali ini saya mau cerita pengalaman sobat.... tentang diskriminasi terhadap anjing mix yang sering disebut "anjing kampung"

banyak orang menganggap bahwa tingkatan anjing kampung berada jauh dibawah anjing ras, ada yang tidak suka, benci, bahkan ingin membunuhnya ... mengapa??? bukankah mereka sesama anjing?? apakah yang membedakan mereka??? sebenarnya menurut saya anjing kampung tidak kalah dengan anjing ras. pernah ada yang mengatakan bahwa anjing ras jauh lebih sempurna dan lebih cantik dari anjing kampung, padahal jika di telusuri lebih jauh.. anjing kampung memiliki banyak kelebihan dan tidak kalah cantik dengan anjing ras...
karena pada dasarnya sebagian anjing ras merupakan anjing mix...

anjing kampung
  > memiliki daya tahan tubuh lebih tinggi
  > mamiliki rambut yang halus dan pendek jadi tidak susah untuk merawatnya
  > umumnya anjing kampung tidak meiliki sifat manja..
  > anjing kampung biasanya menerima apa adanya... seperti keadaan tempat tinggal sang majikan,  keadaan ekonomi sang majikan dan keadaan keadaan lain

saya memiliki cerita tentang seekor anjing kampung... karena kebetulan saya adalah seorang pecinta hewan khususnya anjing:



pada saat itu saya yang tinggal di daerah pedesaan yang mayoritas bermata pencaharian seorang petani begitu juga orang tua saya... pada pagi hari kira kira jam 2 pagi buta saat itu... ayah saya mendengar suara gonggongan anjing kecil yang ternyata sedang tersesat dan terjebak di sawah di belakang rumah saya...
setelah itu ayah saya mengambil anjing itu dan menempatkannya di depan perapian, di depan tungku. saat saya dan kakak saya bangun kami melihat anjing yang sangat kecil yang sedang kedinginan.. kamipun memelihara anjing itu yang lalu kami beri nama "oli" karena warnanya memang seperti oli pada saat itu.... oli selalu menemani keluarga kami dalam suka maupun dalam keadaan susah perekonomian kami.... kami begitu menyayanginya tapi setelah oli tumbuh besar.... oli tiba tiba pulang ke rumah dengan mutah mutah... kamipun panik dan segera memberinya obat... sayangnya terlambat oli telah pergi... ada seseorang yang memberinya racun.. tapi kenapa??? keluarga kami sangat sedih dengan kematiannya.. saya dan kakak saya menangis luar biasa, pengalaman itu yang membuktikan bahwa anjing sangat dipandang sebelah mata..

berulang seperti itu yang terjadi dengan anjing anjing di wilayah pedesaan saya. tapi sampai sekarang ini saya telah memelihara anjing yang berumur hampir 2 tahun berkelamin perempuan dan telah memiliki 6 anak yang sebagian kemudian di jual. bahagia luar biasa kali ini anjingku dapat bertahan semoga begitu terus :)


cerita itu yang menginspirasi saya membuat tulisan ini, jika kalian punya cerita seputar anjing apapun itu, pasti bakal saya dengarkan dan jika bisa akan saya coment

6 komentar:

  1. trimakasih telah berkunjung^^

    BalasHapus
  2. Anjing kampung gw g kalah keren gan, kisah berliku liku

    BalasHapus
  3. :( Oli... I love U... saya terharu mendengar cerita Oli... Tega ada yg racun Oli.. pasti pelakunya adalah manusia ber IQ 2 digit huh...
    Saya juga pecinta apapun jenis anjing.. dan saya suka adobsi anjing2 yg suka dikucilkan seperti anjing kampung (MIX) dan anjing yg cacat.. biasanya orang pada ga mau adobsi anjing yg cacat...

    BalasHapus
  4. saya punya kenangan manis tentang anjing kampung, kebetulan dari kecil saya sudah terbiasa dengan memelihara anjing dan ibu saya mengajarkan mencintai dan menyayangi anjing. ketika itu pagi-pagi sekali antara pukul 05:00 kakak saya yang bertugas sebagai salah satu security di pusat grosir sms saya, dia minta tolong ada anjing betina yang tersesat dan galak, kebetulan kakak juga sholat dan tidak berani pegang anjing maka pagi-pagi itu dengan berjalan kaki saya menuju pusat grosir tersebut untuk melihat anjing tersebut. setelah saya sampai ternyata memang benar anjing tersebut sangat ketakutan dan stress,badannya kurus bahkan sepertinya masih menyusui karena putingnya masih menggelambir. dengan penuh kasih sayang saya dekati lalu saya ulurkan tangan saya agar dijilat dan dibaui, setelah dia membaui dan menjilat tangan saya lalu pelan2 saya gendong anjing tersebut saya bawa pulang kerumah, begitu sampai dirumah anjing tersebut saya beri minum air gula untuk meredakan kadar stressnya dan saya biarkan tidur. ibu saya memberi nama dia "Brini Sulistyowati" karena bulunya yang berwana coklat alias brown dan lembut.lambat laun brini yang tadinya badannya berkutu dan bocel2 akhirnya menjadi terawat karena rajin kita mandikan dan bersihkan dari kutu, brini berubah menjadi anjing yang cantik untuk ukuran anjing kampung. kita mendidik brini dengan kasih sayang dan brini juga membalas kita dengan kesetiaannya, sampai akhirnya kita harus pindah ke lain kota brini ikut bersama kita. tak terasa hampir 7 tahun brini mengabdi di dalam keluarga kita sampai akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya karena faktor usia. kepergiannya membuat saya juga kakak,ibu dan keponakan merasa begitu kehilangan.

    BalasHapus
  5. saya punya 2 anijng kampung.. yang satu pincang , yg satu gundul,,
    mereka sangat sigap terhadap ancaman.. sudah beberapa kali mereka menemukan ular yang masuk ke pekarangan rumah.
    Kebanyakan orang memelihara hewan karena gaya , sudah jarang orang yang memiliki sifat kasih, makanya terjadi kejadian seperti yg sodara ceritakan.
    Kita pun sebagai pemilik hewan juga harus menjaga agar hewan peliharaan kita tidak keluar rumah sendirian.

    BalasHapus
  6. hidup anjing gan.....
    krn cuma dan hanya anjing hewan yg berhati mulia...ane pun heran kenapa orang indonesia umumnya klo marah sering mengucapkan kalimat ANJING....?? apa yg salah dgn anjing....??
    apa krn mnurut kbanyakan org muslim dia makhluk HARAM....???
    bukan nya ANJING jg makhluk ciptaan TUHAN,
    Ayam sekalipun klo boleh nyolong, jg haram...

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.